Rabu, 07 Juli 2010

Humor

“Tolong saya Dok”, kata Budi yang perwira militer pada dokter.
“Apa yang bisa saya bantu?”, tanya dokter.
“Beberapa hari yang lalu waktu saya pulang dari kantor, saya menangkap basah istri saya sedang berselingkuh dengan lelaki lain. Lalu saya ambil pistol saya dan saya acungkan pada istri saya. Lelaki selingkuhannya berkata bahwa percuma saya membunuh istri saya karena saya akan masuk penjara dan tidak pernah lagi bisa bersama istri saya. Saya luluh, lalu ia mengajak minum kopi”.
“Lalu apa masalahnya?”, tanya dokter.
“Dua hari kemudian istri saya melakukan hal yang sama dengan lelaki yang sama. Sayatodongkan pistol ke arah lelaki selingkuhan istri saya, tapi sekali lagi ia membujuk bahwa kalaupun ia mati, istrinya akan berselingkuh lagi dengan lelaki lainnya. Saya luluh dan ia
mengajak saya minum kopi”.
“Jadi apa hubungannya dengan kedatanganmu ke sini?”, tanya dokter.
“Tadi saya memergoki istri saya melakukan hal yang sama lagi. Di depan mereka, sayatodongkan pistol ke mulut saya, lalu lelaki itu berkata bahwa kalau saya mati akan rugikarena justru memberi peluang seluas-luasnya kepada kami untuk selalu bersama-sama. Saya luluh dan iapun mengajak saya minum kopi”.
“Langsung ke pokok persoalan aja deh”, kata dokter tak sabar.
“Kopi itu bisa merusak kesehatan saya nggak Dok?”.

blak - blakan

Ada 2 orang pengusaha yg pengen nyeritain kegoblokan supir masing2.Pengusaha A : "Supir saya tuh paling bego sedunia!! Mau liat buktinya? PARDJONOOO..... SINIIIII.....!!!!!"Pardjono: "Ya tuan... Ada apa tuan...?". Pengusaha A: "Ini saya kasih uang Rp. 10.000.... Ntar kamu ke showroom... Beli Mercedes Benz yg A Class......"Pardjono: "Oh... Baik tuan....". Setelah itu Pardjono pergi meninggalkan ruangan.
Pengusaha A: "Gimana ? Bego kan supir saya?!!". Pengusaha B: "Masih begoan supir saya..........LILIEK!!!!! Siniiiiii!!!!". Liliek: "Ada apa tuan? Tuan manggil saya?" Pengusaha B: "Iya.. Tolong donk... Kamu ke rumah saya... Terus coba kamu cek apa saya masih di ... See Morerumah?"
Setelah itu Liliek pergi meninggalkan kedua pengusaha tersebut. Pengusaha A: "Huahahahahhahahaha... Saya mengaku kalah deh....!!!!"
Di jalanan.... Kedua supir itu bertemu..... Pardjono: "Eh... Boss saya bego banget deh... Masa saya dikasih uang Rp. 10.000 buat beli Mercy A-Class..... Padahal sekarang kan hari Minggu ya... Show room tutup... Dasar boss saya itu bego banget!!"
Liliek: "Boss saya lebih bego lagi... Masa saya disuruh pergi ke rumahnya untuk nge-cek dia masih ada di rumah apa nggak...
Padahal kan dia punya handphone...
Tinggal di telpon aja ya kan......"=-c

Kamis, 01 Juli 2010

AL-QUR’AN FILOSOFI YANG PASTI BENAR & SOLUTIF

Sering kali kita mendengar dan mengamalkan filosofi-filosofi yang kelihatannya benar tetapi sebenar salah besar bahkan menyesatkan, namun sudah terlanjur menjadi nilai yang mengakar dikebanyakan kalangan masyarakat apalagi kalau filosofi-filosofi itu keluar dar lisan seorang tokoh yang seharusnya menjadi panutan.

Memang kadang-kadang kata-kata yang filosofis lebih keren dan mudah untuk dicerna oleh sebagian kalangan, okelah silahkan kita semua berfilosofi asal tetap berpijak dan selaras dengan Al-Qur’an, karena sebenarnya Al-Qur’an sudah sangat Filosofis, tinggal kita mengemas dengan bahasa yang lebih keren dan ngetren, gak ada masalah, is Ok.

Sahabat,
Mari coba kita introspeksi dengan tidak hanya menyadari kekeliruan selama ini, tetapi yang terpenting adalah segera mengganti sistem nilai / filosofi yang telah lama terlanjur masuk dalam qalbu kita dengan filosofi yang diajarkan Al-Quran, yang menjadi penggerak atau sikap mental kita dalam kehidupan sehari-hari


1). Bila selama ini kita MUDAH MARAH, mungkin dikarenakan kita masih menggunakan filosofi lama yaitu MARAH DIBOLEHKAN asalkan pada tempatnya.
Gantilah filosofi ini dengan :

“ (Orang yang bertaqwa ) yaitu orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang MENAHAN AMARAHNYA dan MEMAAFKAN (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran : 134)


2). Bila selama ini JIWA kita SEMPIT , mungkin dikarenakan kita menggunakan filosofi lama yaitu SABAR ADA BATASNYA. Gantilah filosofi ini dengan filosofi :

“...BERSABARLAH terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang DIWAJIBKAN Allah ( QS Luqman : 17)

3). Bila selama ini GAMPANG BERBUAT DOSA , mungkin pengaruh dari filosofi lama yaitu keberadaan kita kelak, dineraka atau disurga SUDAH DITAKDIRKAN Allah.
Gantilah filosofi ini dengan ayat-ayat Al-Quran ...

“(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa TAAT kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam SURGA yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar. Dan barangsiapa yang MENDURHAKAI Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam API NERAKA sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.” (QS An-Nisa : 13-14)

“Barangsiapa yang mengerjakan amal yang SALEH maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang berbuat JAHAT maka (dosanya) atas dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hamba (Nya).” (QS Fushilat : 46)


4). Bila selama ini MUDAH PUTUS ASA, jangan-jangan karena digunakannya filosofi lama yaitu Allah bisa saja membebani seseorang dengan beban DI LUAR BATAS kesanggupannya. Gantilah filosofi ini dengan :

“Sesungguhnya Allah TIDAK BERBUAT ZALIM kepada manusia SEDIKITPUN, akan tetapi manusia itulah yang BERBUAT ZALIM kepada DIRI mereka sendiri.”( QS Yunus :44) An-nisa :40)

“Kami tiada membebani seseorang melainkan MENURUT KESANGGUPANNYA, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka TIDAK DIANIAYA.” (QS Al-Mukminun : 62) lihat juga QS Al-Baqarah :286 ; Ath-Thalaq :7.


5). Bila selama ini kita KECEWA karena sudah merasa rajin beribadah tetapi MUSIBAH tetap saja datang, boleh jadi inipun akibat filosofi lama yaitu jika semua perintah Allah dipatuhi maka kita TIDAK AKAN DIBERINYA MUSIBAH (UJIAN).
Gantilah filosofi ini dengan :

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan KEBURUKAN dan KEBAIKAN sebagai COBAAN (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS Al-anbiya : 35)

” Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? ( QS.Al-Ankabut : 2 )

6). Bila selama ini kita CUEK tidak tergerak dalam kegiatan IBADAH, mungkin masih terpatri filosofi lama yaitu hidup ini bagaikan WAYANG yang masing-masing peranannya sudah ditentukan sebelumnya oleh sang DALANG.
Gantilah filosofi ini dengan:

“Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang INGIN BERIMAN hendaklah ia BERIMAN, dan barangsiapa yang INGIN KAFIR biarlah ia KAFIR". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.. (QS. Al-Kahfi : 29)

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai HATI, tetapi TIDAK DIPERGUNAKANNYA untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai MATA tetapi TIDAK DIPERGUNAKANNYA untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai TELINGA tetapi TIDAK DIPERGUNAKANNYA untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu SEPERTI binatang ternak, bahkan mereka LEBIH SESAT lagi. Mereka itulah orang-orang yang LALAI.(QS Al-Araaf :179)



7. Bila selama ini kita membebaskan keluarga kita dalam memilih Agama dan Pendidikan, pastilah biang keroknya ajaran filosofi lama yaitu SEMUA AGAMA ITU SAMA karena tidak ada agama yang mengajarkan keburukan.
Gantilah filosofi lama itu dengan :

“Sesungguhnya AGAMA (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah ISLAM. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” (QS Ali Imran : 19)

“Barangsiapa mencari agama SELAIN AGAMA ISLAM, maka sekali-kali TIDAKLAH AKAN DITERIMA (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS Ali Imran : 85)
Sahabat, tidak selamanya Sukses secara Duniawi bisa dijadikan untuk ukuran Sukses kita kelak di Akhirat, tetapi seharusnya ketika kita telah sukses secara Duniawi akan dapat dengan mudah menempuh jalan-jalan kesuksesan hidup kita kelak di Akhirat, tapi ternyata tidak sedikit orang yang sukses Dunianya semakin terpuruk kehidupan Akhiratnya, semoga kita bukan termasuk orang yang demikian.
Dua orang laki-laki bersaudara . Mereka suah yatim piatu sejak remaja.Keduanya bekerja pada sebuah pabrik kecap .

Mereka hidup rukun , dan sama-sama tekun belajar agama. Mereka berusaha mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin.

Untuk datang ke tempat pengajian, Mereka acap kali harus berjalan kaki untuk sampai ke rumah Sang Ustadz. Jaraknya sekitar 10 km dari rumah peninggalan orangtua mereka.

Suatu ketika sang kakak berdo'a memohon rejeki untuk membeli sebuah mobil supaya dapat dipergunakan untuk sarana angkutan dia dan adiknya, bila pergi mengaji. Allah mengabulkannya, jabatannya naik dia menjadi kepercayaan sang direktur.Dan tak lama kemudian sebuah mobil dapat dia miliki.Dia mendapatkan bonus karena omzet perusahaannya naik.

Lalu sang kakak berdo'a memohon seorang istri yang sempurna, Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sang kakak bersanding dengan seorang gadis yang cantik serta baik akhlaknya.

Kemudian berturut-turut sang Kakak berdo'a memohon kepada Allah akan sebuah rumah yang nyaman, pekerjaan yang layak, dan lain-lain. Dengan itikad supaya bisa lebih ringan dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dan Allah selalu mengabulkan semua do'anya itu.

Sementara itu, sang Adik tidak ada perubahan sama sekali, hidupnya tetap sederhana, tinggal di rumah peninggalan orang tuanya yang dulu dia tempati bersama dengan Kakaknya. Namun karena kakaknya sangat sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak dapat mengikuti pengajian, maka sang adik sering kali harus berjalan kaki untuk mengaji kerumah guru mereka.

Suatu saat sang Kakak merenungkan dan membandingkan perjalanan hidupnya dengan perjalanan hidup adiknya. Dia teringat bahwa adiknya selalu membaca selembar kertas saat dia berdo'a, menandakan adiknya tidak pernah hafal bacaan untuk berdo'a.

Lalu datanglah ia kepada adiknya untuk menasihati adiknya supaya selalu berdo'a kepada Allah dan berupaya untuk membersihkan hatinya, " Dik, sesungguh ketidak mampuan kita menghafal quran, hadits dan bacaan doa. bisa jadi karena hati kita kurang bersih.. "

Sang adik Mengangguk, hatinya terenyuh dan merasa sangat bersyukur sekali mempunyai kakak yang begitu menyayanginya, dan dia mengucapkan terima kasih kepada kakaknya atas nasihat itu.

----
Suatu saat sang adik meninggal dunia, sang kakak merasa sedih karena sampai meninggalnya adiknya itu tidak ada perubahan pada nasibnya sehingga dia merasa yakin kalau adiknya itu meninggal dalam keadaan kotor hatinya sehubungan do'anya tak pernah terkabul.

Sang kakak kemudian membereskan rumah peninggalan orang tuanya sesuai dengan amanah adiknya untuk dijadikan sebuah mesjid. Tiba-tiba matanya tertuju pada selembar kertas yang terlipat dalam sajadah yang biasa dipakai oleh adiknya yang berisi tulisan do'a, diantaranya Al-fatehah, Shalawat, do'a untuk guru mereka, do'a selamat dan ada kalimah di akhir do'anya:

"Ya, Allah. tiada sesuatupun yang luput dari pengetahuan Mu,
Ampunilah aku dan kakak ku, kabulkanlah segala do'a kakak ku,
Jadikan Kakakku selalu dalam lindungan dan cinta-Mu,
Bersihkanlah hati ku dan berikanlah kemuliaan hidup untuk kakakku
didunia dan akhirat.,"

Sang Kakak berlinang air mata dan haru biru memenuhi dadanya.Dia telah salah menilai adiknya. Tak dinyana ternyata adiknya tak pernah sekalipun berdo'a untuk memenuhi nafsu duniawinya.

Sahabat, kesuksesan yang kita raih harus kita sadari bahwa itu bukan hanya hasil dari jerih payah dan doa kta sendiri , bisa jadi faktor dari doa orang-orang terdeketatat dengan kita yang kita sayangi dan kita cintai mereka adalah orang tua kita, istri kita, anak2 kita, tetangga2 kita, karyawan2 kita dan juga orang2 yang pernah kita tolong.

Kekayaan, kemiskinan, kebaikan, keburukan dan setiap musibah yang menimpa manusia merupakan ujian dari Allah swt. yang diberikan kepada hambanya. Itu bukan ukuran kemuliaan atau kehinaan seseorang. Janganlah bangga karena kekayaan dan jangalah putus asa karena kemiskinan..

”Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.”(QS, al-Hujurat [49]: 13)

~ Untuk Sahabat ~

Karena sahabat…
Kau khianati aq
dan kau cemari ikatan kita
Kau dgn mudah melepas jemariku
Padahal kau melihat aku
Rapuh tanpa kau di sampingku.....
-----------------------------------------------------------------------------------------
Aku ingin kau jadi sahabat seumur hidupku
Tapi sebuah sungutan yg selalu ku dapat
Bila ku salah…
Sebuah nasehat yg selalu membimbingku bila ku marah
Takkan pernah jadi milikku
Kemana aku harus mencari semua ???
----------------------------------------------------------------------------------------
Kau meninggalkan ku dgn alasan yg mengada-ada
Kau menarik dirimu
Di saat aku masih bertahan menyelamatkan semua
Kini apa yang bisa ku raih lagi ???
Hanya tatapan dingin
Kebungkaman, kata2 kasar dan pengkhianatan
----------------------------------------------------------------------------------------
Mengapa kau rusak hubungan ini ???
Dgn kebohonganmu, kebosananmu, dan kepura-puraanmu???
Kau memang sungguh tega temanku
Kau hanya menganggap persahabatan kita
Dalam bentuk saling memanfaatkan
-----------------------------------------------------------------------------------------
Kenapa aku yg kau sakiti ???
Kenapa kita bisa mengenal ???
Dan kenapa aku terlalu percaya padamu ???

Jawaban itu takkan pernah ada sahabat
Yg ada hanyalah kerianganmu terbebas dariku
Dan kesakitanku yg sgt menyiksa
---------------------------------------------------------------------------------------
Terus ku bertanya padamu
Apakah ada kata sahabat di hidupmu??
seperti apa sahabat yang sempurna untukmu???
Dan kenapa kau tinggalkan aq??
----------------------------------------------------------------------------------------
Tapi kau takkan mau menjawab
Cuma penggalan kalimat
yang bisa kau utarakan
“Aku tak mau membahasnya”
----------------------------------------------------------------------------------------
Sudahlah ....
sekarang cuma beribu maaf untukmu dariku
Maaf bila ku yg bersalah
Hingga persahabatan ini berakhir
Maaaf bila terus mengusik
kehidupanmu sekarang yg begitu indah
MAAF SEKALI LAGI MAAF…
Bila sampai kapanpun
ku takkan prnh bisa menghapus
Semua bayanganmu dan kenanganmu
----------------------------------------------------------------------------------------
Meski kau telah pergi dan takkan kembali
Meski kau ingin menuntaskanku
Dan menghapus aku dari hidupmu
Dan meski kau hanya sahabat yg membawa luka bagiku
---------------------------------------------------------------------------------------
Bagiku…
Kau selalu jadi sahabatku
Selalu dalam hidupku
Karena kau adalah SAHABAT
Yang memiliki arti
Dari dulu sampai sekarang . . . . . !!!!!

** CAPE' EA BACANYA :)

Perkawinan

Plato bertanya akan cinta dan perkawinan

Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya? Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta” .

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”
Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja,dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)”.

Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwa ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”

Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,”Apa itu perkawinan?

Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi,karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?”

Plato pun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya”

Gurunya pun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”

NOTE :

Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya.

Pernikahan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kita mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kita dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan pernikahan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya. No body perfect.

Copas dari Note seorang sahabat (Rien Marini).

salam persahabatan ^_^

Kebencian

Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak (TK) mengadakan”permainan”.
Ibu Guru menyuruh tiap² muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan kentang. Masing² kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa … tergantung jumlah orang² yang dibenci.

Pada hari yang disepakati masing² murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Seperti perintah guru mereka tiap² kentang diberi nama sesuai nama orang yang dibenci. Murid² harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun, selama 1 minggu.

Hari berganti hari, kentang² pun mulai membusuk, murid² mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap. Setelah 1 minggu murid² TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.

Ibu Guru : “Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu ?”

Keluarlah keluhan dari murid² TK tersebut, pada umumnya mereka tidak merasanyaman harus membawa kentang² busuk tersebut kemanapun mereka pergi. Gurupun menjelaskan apa arti dari “permainan” yang mereka lakukan.

Ibu Guru : “Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa² apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup ? Alangkah tidak nyamannya …”

Sahabat, smoga kita semua termasuk orang yang sabar dan pemaaf, bukan pembenci apalagi pendendam. Kalo slama ini saya ada salah, mohon dimaafkan ya sahabat. Siapa tau saya ada salah kata yang disengaja maupun yg tidak saya sengaja. Saya juga mohon maaf jika seandainya saya pernah salah sangka atau berburuk sangka kepada sahabat, baik yang tertulis, terucap, maupun dalam hati. Mohon kerelaan dan keikhlasan sahabat semua. Yah..., walaupun sekarang belum lebaran, tapi saling memaafkan tidak harus nunggu lebaran kan sahabat? Trimakasih bagi yang sudi memaafkan...

senyum.... ^_^

salam persahabatan